Archive

Posts Tagged ‘wakalah’

Perwakilan (wakalah)

Hukum-hukumnya :

  • Wakalah sah dengan adanya izin.
  • Wakalah sah pada hak-hak manusia, dan pada hak-hak Allah yang diperbolehkan seperti memisahkan harta zakat atau haji.
  • Diperbolehkan untuk verifikasi hukuman dan melaksanakannya. Para fuqaha Hanafiah mensyaratkan orang yang diwakili harus hadir.
  • Wakalah tidak sah untuk ibadah-ibadah yang tidak bisa diwakili. Juga tidak sah untuk kasus il’an, dzihar, sumpah, nadzar dan kesaksian.
  • Orang yang diwakilkan untuk jual beli, tidak boleh melakukan jual beli untuk untuk pribadi, keluarga atau orang-orang yang ita tidak boleh menjadi saksi bagi mereka. Wakil itu seperti mudzarib, penerima wasiat, hakim dan pengelola wakaf.
  • Wakil tidak wajib menggantu apa yang hilang atau rusak, jika ia tidak teledor atau tidak sengaja. Jika ia teledor atau sengaja maka wajib mengganti.
  • Orang yang diwakilkan membeli sesuatu, tidak boleh membeli yang lain.
  • Wakalah boleh disertai upah, upah dan waktunya harus ditentukan.
%d blogger menyukai ini: